Tulisan yg lalu, saya membahas tentang manfaat serat pangan bagi kesehatan. Artikel berikut, merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya, yaitu akan menjelaskan secara singkat alasan mengapa serat pangan bisa menyehatkan. Semoga bermanfaat.
Serat Pangan dan Penyakit Jantung Koroner
· Mekanisme : serat pangan (terutama serat larut pangan) mampu menurunkan kadar kolesterol dalam plasma darah melalui peningkatan ekskresi asam empedu ke feses, sehingga terjadi peningkatan konversi kolesterol dalam darah menjadi asam empedu dalam hati, selain itu serat pangan akan mengikat kolesterol untuk disekresikan ke feses sehingga menurunkan absorpsi kolesterol diusus.
Serat Pangan dan Pencegahan Kanker Kolon
· Mekanisme : serat pangan (1) mempengaruhi mikroflora usus sehingga tidak terbentuk karsinogen (zat pencetus kanker); (2) meningkatkan kandungan air sehingga konsentrasi karsinogen menjadi rendah; (3) mempercepat waktu transit feses dalam usus besar sehingga waktu kontak karsinogen dengan sel-sel usus besar diperpendek .
Serat Pangan dan Diabetes Melitus
· Diabetes melitus ditandai dengan terjadinya hiperglikemia yaitu kadar gula darah diatas normal.
· Serat pangan (terutama serat pangan larut) berperan dalam mereduksi penyerapan glukosa dalam usus halus sehinggan konsentrasi glukosa darah dapat dikendalikan.
Serat Pangan dan Pencegahan Kegemukan/Obesitas
· Serat pangan akan menimbulkan efek rasa kenyang yang lama akibat sekresi saliva dan cairan lambung yang lebih banyak dan serat akan bertahan lebih lama dalam lambung.
· Serat pangan akan menghambat penyerapan zat-zat gizi sumber energi (pati, gula, protein, lemak) sehingga jumlah energi yang masuk dalam tubuh berkurang.
Serat Pangan dan Divertikulosis
- Divertikulosis ditandai dengan adanya benjolan-benjolan pada usus besar yang timbul akibat terbentuknya feses yang kecil dan keras.
- Konsumsi serat pangan yang cukup akan membentuk feses yang besar dan lunak, sehingga tekanan pada permukaan usus menurun dan terjadinya divertikulosis dapat dihindari.
Serat Pangan dan Konstipasi/Sembelit
- Konstipasi adalah suatu kondisi dimana seseorang mengalami kesulitan buang air besar. Hal ini disebabkan kekambaan dalam usus besar dan motilitas usus besar kurang.
- Serat pangan dapat meningkatkan kekambaan dan menstimulir motilitas usus besar sehingga konstipasi dapat dihindarkan.

![Validate my RSS feed [Valid RSS]](http://validator.w3.org/feed/images/valid-rss.png)
assalamu’alaykum
bapak hartoyo,saya ingin menanyakan bagaimana sih kaitan antara makanan berserat dengan problem obesitas dan bagaimana pola makan yang baik agar bisa mengurangi resiko bahaya obesitas
Obesitas terjadi karena jumlah energi yg masuk melalui makanan jauh melebihi jumlah energi yg digunakan untuk aktivitas. Sehinggga kelebihan energi akan disimpan dalam tubuh kita terutama dalam bentuk lemak. Umumnya menu kita sehari-hari kaya akan lemak dan rendah serat. Padahal serat seperti saya jelaskan dalam artikel, membantu mengurangi energi yg masuk dalam tubuh kita. Sebaiknya kita, menonsumsi pangan yg beragam dan seimbang. Selain sumber karbohidrat (nasi, mie, kentang dll), sumber proten dan lemak (daging, susu, dll) kita perlu juga menkonsumsi buah dan sayur sebagai sumber vitamin, minerat dan juga serat pangan.
semoga bermanfaat