Hipertensi yang dikenal secara umum sebagai penyakit tekanan darah tinggi,bludreg,adalah penyakit saat tekanan jantung memompa (sistole) atau saat jantung selesai memompa (diastole) di atas normal,yakni lebih dari 120/80. Tahap-tahapannya meliputi pre hipertensi,hipertensi ringan,hipertensi sedang,hipertensi berat dan maligna.
Seperti kita ketahui,fungsi pompa jantung ini sangat vital untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Terjadinya hipertensi terletak pada cardiac output (curah darah),total peripheral resistance (tahanan total pembuluh darah tepi) dan resistance cairan natrium.
Karena hakikat penyakit hipertensi terletak pada jantung dengan aliran darahnya. Dalam hal ini ukur lumen (saluran) dan kondisi dinding pembuluh darah tepi sangat menentukan.
Pada usia muda,dinding pembuluh darah relatif tipis,halus dan elastis,dan lumen relatif besar. Dengan semakin bertambahnya usia,dinding pembuluh darah relatif tebal,kasar,kaku,rapuh dan lumen relatif kecil.
Penyempitan saluran ini relatif kecil namunkarena menyeluruh,totalitasnya sangat signifikan,sehingga jantung harus memompa darah dengan tekanan tinggi. Perubahan ini bersifat fisiologis dan ireversible,sehingga semakin bertambahnya umur tekanan darah semakin tinggi. Belum lagi kalau ditambah faktor resiko lain misalnya perokok,stress,minuman keras,hiperkolesterol,trigliserida,LDL,kadar gula,hipernatrium,gangguan hormonal,gangguan ginjal,dan kegemukan.
Dinding pembuluh darah yang menebal karena hialinisasi sklerotik akan bertambah tebal akibat perangsangan timbunan elemen-elemen asing tersebut yang menyebabkan plak sklerosis hiperplastik.
Disisi lain,ginjal sangat berperan dalam terjadinya hipertensi karena memproduksi rennin dan angiotensin yang mempengaruhi cardiac output, vasokonstriksi serta retensi natrium. Sebaliknya,hipertensi dapat merusak ginjal dan seterusnya ibaratnya seperti lingkaran setan. Demikian juga berbagai penyakit jantung yang menyebabkan hipertensi,kemudian hipertensi itu sendiri pada batas kompensasi tertentu dapat menyebabkan jantung lemah/payah jantung/gagal jantung.
Dari uraian diatas,hipertensi memang merupakan penyakit yang problematik mengingat penebalan pembuluh darah terjadi secara fisiologis,sehingga obat-obatan yang bertujuan menurunkan tekanan darah dengan cara melebarkan lumen pembuluh darah (vasolidator) haru diminum jangka panjang. Belum lagi,berbagai faktor internal seperti hormonal,fungsi ekskresi natrium dan renin angiostensin dapat merupakan faktor bawaan/keturunan yang relatif sulit diprediksi dan dikendalikan.
Untuk itu,disamping kontrol tekanan darah,elemen-elemen resiko dalam darah,fungsi jantung dan ginjal secara teratur ,yang lebih penting adalah hidup sehat menghindari faktor-faktor resiko eksternal tersebut.
Termasuk membiasakan pola hidup serius tapi santai dan berolah raga senam rileks. Karena,dengan rileks santai secara otomatis terjadi vasoliditasi. Sebaliknya,kalo gampang marah,sebel,tidak puas dan sejenisnya pembuluh darah akan konstraksi.
Bahaya tekanan darah tinggi disamping tidak efisiennya aliran darah (transportasi sari makanan,O2,CO2,dan zat-zat yang bermanfaat dan berbahaya keseluruh tubuh dan alat-alat ekskresi,juga beresiko mudah pecahnya dinding pembuluh darah,stroke otak,serangan jantung, dan gagal ginjal yang bsia berakibat fatal. Nah sekali lagi marilah kita hidup dengan pola makan,pola kerja,pola pikir,dan pola olah raga yang sehat.
disadur dari tulisan : dr JB Soebroto
Erexin-V online shop
![Validate my RSS feed [Valid RSS]](http://validator.w3.org/feed/images/valid-rss.png)
No comments yet.