Apr
24th

Asthma dan Bronchopneumonia,Bukan Batuk Biasa

Files under Penyakit,Gejala dan Pencegahan | Posted by hananiskm

Batuk dan pilek mungkin merupakan gejala penyakit yang paling sering kita alami. Bahkan karena seringnya,batuk pilek ini sering disepelekan dan dibiarkan begitu saja tanpa pengobatan. Penderita sering dibawa ke rumah sakit atau dokter dalam kondisi yang memprihatinkan.

Ada beberapa penyakit dengan gejala batuk pilek yang perlu mendapatkan perhatian lebih,terutama pada anak,antara lain bronchopneumonia dan asthma bronchiale. Lalu kapan sebaiknya kita waspada? Sejak dari hari pertama seorang anak mengalami batuk,kita sebagai orang tua sudah harus waspada. Kapan kita konsultasi ke dokter? Jika batuk berlanjut lebih dari tigfa hari,ada baiknya kita membawa anak ke dokter untuk mendapatkan terapi lebih lanjut.

Batuk pilek seringkali disebabkan oleh virus,sehingga tidak memerlukan antibiotika dan bisa sembuh sendiri (self limited). tetapi pada tahapĀ  selanjutnya bisa terjadi infeksi bakterial juga,sehingga perlu tambahan antibiotika selain obat simtomatik. Namun tidak berarti penyakit yang disebabkan oleh virus ini tidak berbahaya.

Selain itu,kita perlu waspada jika gejala memberat,misalnya sesak napas,terdengar suara mengi (wheezing),napas cuping hidung,adanya tarikan otot dinding dada saat bernafas atau muncul komplikasi keperti kejang dan lain-lain.

Asthma bronchiale merupakan penyakit gangguan pernapasan yang terjadi karena sensitivitas yang berlebihan pada saluran pernapasan sehingga karena rangsang tertentu mengalami penyempitan (konstriksi bronkus),produksi lendir berlebihan dan pembengkakan mukosa bronkus.

Ketiga hal tersebut menyebabkan penderitaannya mengalami sesak napas,mengi,napas cuping hidung,dan tarikan dinding dada. Pada kasusu yang berat,pasien bisa mengalami asidosisĀ  karena tidak efektifnya paru untuk menghirup O2 dan mengeluarkan Co2. Hal inilah yang sangat berbahaya bagi keselamatan penderita.

Karena itu,penderita astham sebaiknya selalu menyimpan obat untuk mengatasi jika terjadi serangan sewaktu-waktu. Perlu diketahui,asthma merupakan penyakit yang terkait genetik (keturunan). Namun tidak berarti anak yang memilik penyakit asthma selalu dilahirkan dari orang tua yang asthma juga,bisa jadi orang tua atau nenek moyangnya memiliki penyakit atopik yang lain,seperti dermatitis atopik (ruam pipi),terutama pada anak,sering juga disebut ruam karena alergi susu atau obat/makanan tertentu.

Serangan asthma biasanya terjadi jika penderita terpapar pencetus tertentu misalnya udara dingin,makanan tertentu,kecapaian atau stress. Karena itu seorang penderita asthma hendaknya mengetahui apa saja faktor pencetus serangannya dan sedapat mungkin menghindarinya,karena semakin sering kekambuhan serangan asthma,semakin rumit pengobatannya dan semakin buruk prognosisnya.

Sedang bronchopneumonia adalah infeksi yang terjadi pada bronkus dan jaringan paru. Infeksi biasanya berawal dari nfeksi saluran napas bagian atas (proximal) yang menjalar kebawah. Penyakit ini memiliki beberapa gejala dan tanda,antara lain demam,batuk,pilek sesak napas. Komplikasi lebih lanjut dari bronchopneumonia yang tidak tertangani dengan baik bisa berupa infeksi saluran tengah,radang selaput otak,kejang,dan penurunan kesadaran. Karena keterlambatan,dan ketidak tepatan terapi seringkali menyebabkan penderita jatuh pada kondisi yang buruk dan sering berakibat kematian. Pneumonia sampai saat ini masuk dalam lima besar penyebab tersering kematian balita.

Karena itu,ada baiknya jika anak mengalami batuk dan pilek,kita cermati apakan ditemukan gejala yang lain misalnya dema. Pada 2-3 hari pertama,kita mungkin cukup memberikan obat untuk mengatasi gejalanya. Tetapi jika hari ke 4 gejala masih menetap atau jika gejala bertambah berat,tampak sesak napas,napas cuping hidung (terlihat cuping hidung yang kembang kempis),tarikan pada dinding dada,terdengar mengi,grok-grok (ngorok),kejang atau penurunan kesadaran,segera bawa anak ke dokter atau rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Juga harus diingat,bahwa saat sakit tubuh memerlukan asupan gizi dan cairan yang lebih dari biasanya. Meskipun pada waktu sakit seringkali nafsu makan menurun,terus upayakan pemberian makanan ini. Tetap berikan air susu ibu (ASI) dan minuman lain untuk mencegah dehidrasi. Sebagai orangtua,kita harus sabar dan lebih telaten untuk memastikan putra-putri kita tidak mengalami dehidrasi. Pada jenis sakit apapun,jika si anak memang sudah tidak mau makan dan minum,segera bawa kedokter dan jangan ditunda-tunda lagi. Semoga dengan antisipasi dini,hal-hal yang tidak diharapkan dapat dicegah.



Topic Yang Berhubungan :

RSS feed | Trackback URI

9 Comments »

Comment by MAE
2009-05-17 22:44:49

1.Tlg beritahu bgaimana cara mengatasi asma??
2.tlg jlskn tntg nyeri kepala,krn sy srg skali mengalaminya,terutama setelah kepala sy pnh luka & dijait.
3.mengapa lutut kaki sampai tlpk kaki sy sk ngilu?apa itu osteoporosis atau asam urat.

trm ksh,mohon bantuannya…
good luck slalu

Sent from my mobile using FeedM8

 
Comment by hanani
2009-05-22 08:07:37

@ Mae :
1.> Cara mengatasi asthma adalah dengan mencari tahu faktor pemicu terjadinya serangan (misalnya hawa dingin, debu, angin, buah tertentu, makanan tertentu, kecapaian, atau stress). Setelah diketahui faktor pemicu-nya, maka faktor pemicu ini harus dihindari oleh penderita asthma.
Disamping itu, penderita asthma sebaiknya selalu membawa obat untuk mengatasi jika terjadi serangan sewaktu-waktu.
2.> Sakit atau nyeri seluruh kepala seperti di ikat tali dengan kuat. Perasaan nyeri sering di jalarkan ke bagian bawah kepala dan leher belakang sampai ke bahu disebut sakit kepala (tension headache). Awalnya serangan sakit kepala hanya ringan dan sebentar. Tetapi makin lama makin nyeri dan waktu serangan menjadi lebih lama hingga beberapa jam bahkan beberapa hari. Bila serangan terjadi setiap hari disebut sakit kepala kronis yang dapat disertai perasaan nyeri pada seluruh kulit kepala dan leher serta nyeri pada otot bahu. Akibatnya menjadi sulit tidur (insomnia), timbul rasa lelah dan letih, mudah tersinggung, kurang konsentrasi dan tidak ada selera makan.
Penyebab sakit kepala : terjadi penurunan hormon serotonin dan endorphine di dalam darah di otak yang menyebabkan kontraksi dan ketegangan dari oto-otot muka, leher dan bahu sehingga terjadi serangan sakit kepala disertai kekakuan leher dan bahu.
Faktor yang dapat memicu terjadinya sakit kepala:
Stress, Depresi, Anxiety, Kurang tidur atau perubahan jam tidur, Jam makan tidak teratur, Sikap badan jelek, Bekerja dalam posisi kaku, Kurang aktivitas pisik, Perubahan hormon pada wanita menjelang menstruasi, hamil, menopause atau hormone terapi, Pemakaian obat darah tinggi atau obat depresi, pemakaian berlebihan obat sakit kepala (REBOUND PHENOMENE).
Bila anda sering sekali mengalami nyeri kepala, sebaiknya anda segera kosultasi ke dokter untuk dilakukan analisa melalui gambaran serangan nyeri, derajat nyeri, lokasi, frequensi, lama serangan dan gejala lainnya. Dan bila di perlukan harus dilakukan pemeriksaan laboratorium lengkap dan pemeriksaan kepala dengan X ray, CT Scan atau MRI untuk melihat adanya tumor otak, aneurisma pembuluh darah, sinusitis dst nya.
3.> Ngilu pada lutut hingga telapak kaki, bisa disebabkan oleh pengapuran pada sendi (osteoarhritis).

 
Comment by Afif
2009-06-16 09:14:05

1. Apa perbedaan (kelebihan dan kekurangan) dari tes alergi dgn metode tusuk dgn jarum dan tidak?
2. Apa pemicu bronchopneumonia dan bgmna cara menyembuhkannya?

Thx

 
Comment by afie
2009-07-16 10:59:03

1. biasanya penderita bronchopneumonia yang dirawat memerlukan waktu berapa hari untuk pulih. dan sembuuh total?
2. faktor apa saja yang dapat menyebabkan penyakit tersebut (bronchopnemonia).? apakah dapat menular?

 
Comment by widayanti
2009-08-04 13:22:03

Anak saya waktu pertama lahir didiagnosa terkena bronchoPneumonia (BrPn)krn nafasnya sgt cepat, dokter anak yg menangani bilang bahwa BrPn ini bukan disebabkan karena kesalahan pada saat proses kelahiran tp karena ada yg salah sejak kehamilan, tp beliau tdk bersedia mengatakan apa penyebabnya. Yg ingin sy tanyakan
1. apa sebenarnya yg menyebabkan bayi sy yg baru lahir tersebut terkena BronchoPneumonia? Apa kesalahan yg terjadi pada saat kehamilan anak sy tsb?
2. Bgmn cara mencegah (pd saat ibu hamil) agar anak yg dilahirkan tdk mengalami BronchoPneumonia?

Thx

 
Comment by hananiskm
2009-08-29 07:51:45

@ ibu wida,banyak faktor yang menyebabkan kondisi seperti yang bayi ibu alami,untuk jawaban pasti apakah yang menjadi penyebab nya memang dibutuhkan diagnosis yang akurat dari dokter,bisa jadi karena infeksi dari air ketuban ketika dalam kandungan,atau penyebab yang lainnya.

 
Comment by asri
2009-12-28 04:08:10

anak saya sering terserang batuk berdahak,beberapa hari sembuh kambuh lagi begitu seterusnya,tapi kalau dia dicegah makan makanan yang memicu timbulnya batuk tersebut,dalam waktu yang lama anak saya juga tidak batuk.
Apakah batuk anak saya tersebut bisa dikategorikan bronkitisalergi karena makanan saja?

 
Comment by asri
2010-01-11 06:12:33

terimakasih atas balasan suratnya,kemarin pas anak saya batuk (berdahak), tak periksakan ke dokter anak,menurut dokter kemungkinan anakku bronkitis,waktu itu disertai panas,pusing,mimisan.setelah berobat tersebut,anakku sembuh sampe sekarang ndak batuk lagi,apakah anakku juga perlu cek lap.untuk mengetahui apakah mengidap bronkitis apa tidak?

 
Comment by hananiskm
2010-03-21 15:43:53

penyebab pneumonia salah satunya adalah bakteri kokus yang menyerang beberapa organ vital kita,bronkus,atau bahkan otak yang akan menyebabkan peradangan. olahraga tidak menjamin kita bisa terbebas dari serangan bakteri ini,salah satu tindakan preventif nya adalah imunisasi,atau melengkapi tubuh dengan sistem kekebalan terhadap bakteri ini,saat ini immunisasi ipd adalah tindakan pencegahan untuk menangkal bakteri penyebab pneumonia ini. Untuk info lebih lengkap anda bisa konsultasi kepada dokter.

 
Name (required)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Your Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.

Trackback responses to this post


Oil Rig Accidents
Oil Rig Accidents Counter