Puasa ramadhan selain meningkatkan iman dan takwa,juga merupakan salah satu metode pembersihan diri (detoksifikasi). Bahkan lebih dari itu,puasa termasuk salah satu strategi penyembuhan berbagai penyakit. Bisa juga sebagai anti penuaan dini.
Upaya menahan diri dari lapar,haus dan tindakan tidak baik akan membuat seseorang menjadi lebih sehat secara mental dan spiritual. Hal tersebut berdampak positif bagi metabolisme yang terjadi di dalam tubu. Ketika sedang berpuasa,tingkat metabolisme tubuh berjalan lambat atau menurun. Namun kondisi tersebut justru memicu fungsi mekanisme lain yang biasa berlangsung secara reguler. Dalam kondisi demikian,lemak dan cadangan energi yang ada justru akan dimanfaatkan secara efektif.
Puasa meberi kesempatan kepada sel-sel saluran pencernaan serta enzim-enzim dalam tubuh beristirahat sekitar 14 jam. Hal tersebut mengakibatkan berkurangnya pembentukan radikal bebas dalam tubuh dibandingkan ketika kondisi tidak berpuasa. Radikal bebas adapat memicu terjadinya berbagai penyakit degeneratif,seperti atherosklerosis,hipertensi,penyakit jantung,alergi,diabetes dan kanker. Karena sel-sel tubuh dan sistem enzim beristirahat selama puasa,maka puasa dapat mengurangi berkembangnya penyakit degeneratif. Pengistirahatan sel-sel tubuh dapat berlangsung optimal jika pengaturan asupan zat gizi selama berpuasa dilakukan secara benar dengan mempertimbangkan keseimbangan gizi,yaitu keseimbangan antara jumlah yang dikonsumsi dengan kebutuhan tubuh. Menu makan haru diatur agar asupan zat gizi saat berbuka dan sahur memenuhi seluruh kebutuhan gizi harian. Meskipun sedang berpuasa,asupan zat gizi harus tetap sama dengan saat tidak sedang berpuasa. Nmaun bukan berarti harus menerapkan prinsip balas dendam,yaitu makan sebanyak-banyaknya saat berbuka atau sahur. Yang terpenting adalah kualitas gizinya,bukan semata-mata kuantitasnya saja.
Selama berpuasa disarankan mengonsumsi cukup kalori dan semua unsur gizi serta serat. Jus buah-buahan dan sayuran merupakan menu yang dianjurkan sebagai sumber cairan,vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Disamping itu buah dan sayuran memicu terjadinya detoksifikasi,yaitu pengeluaran atau pembersihan toksin (zat racun) dari dalam tubuh. seseorang yang sedang berpuasa pasti mempunyai pikiran dan sikap positif. Kondisi ini juga sangat mendukung terjadinya detoksifikasi.
Detoksifikasi merupakan proses perbaikan dan peremajaan yang penting dalam siklus ilmu gizi. Ketika sel-sel dan organ-organ tubuh beristirahat karena sedang puasa,di dalam tubuh akan terjadi proses pembersihan diri. Proses ini dapat berlangsung dengan baik jika tersedia cukup cairan dan zat gizi. Bahan makanan yang mudah dicerna,terutama yang rendah lemak,akan memungkinkan detoksifikasi terjadi dengan lebih baik.
Setiap orang yang menjalankan ibadah puasa pasti mempunyai kondisi priritual yang lebih baik. Kondisi ini memungkinkan sistem hormon mapun enzim bekerja lebih efisien. Mekanisme pertahanan tubuh pun menjadi lebih baik,sehingga toksin mapun bibit penyakit dapat dikeluarkan dari dalam tubuh. Hal inilah yang mendasari puasa dapat digunakan sebagai terapi penyembuhan berbagai penakit. Karena terjadi detoksifikasi,maka tubuh menjadi lebih sehat.
Socrates,Plato,Aristoteles maupun Hippocrates juga menggunakan terapi puasa untuk mencapai kesembuhan ketika sakit. Mereka percaya bahwa puasa merupakan metode penyembuhan yang alami. Grant Sarkisyan,seorang dokter Armenia,membuktikan bahwa terapi puasa berhasil menyembuhkan asthma,penyakit kulit,gangguan percernaan maupun atherosklerosis dan hipertensi tahap awal. Bahkan banyak penderita gangguan mental mulai dari kecemasan hingga schizophrenia dapat tertolong melalui terapi puasa.
Untuk dapat berlangsungnya detoksifikasi,selain dibutuhkan kondisi yang mendukung seperti ketenangan jiwa dan raga,juga dibutuhkan asupan gizi yang seimbang. Karena itu,meski sedang puasa harus selalu memperhatikan pemenuhan gizi yang dibutuhkan. Dengan tercukupinya gizi,maka detoksifikasi dapat terjadi secara sempurna. Dengan demikian,selain menjalankan ibadah guna memperoleh peningkatan iman,berpuasa juga menyebabkan detoksifikasi yang membuat tubuh menjadi lebih sehat dan tentunya hidup semakin bermakna. Selamat berpuasa !!!


![Validate my RSS feed [Valid RSS]](http://validator.w3.org/feed/images/valid-rss.png)
No comments yet.