Jul
18th

Infeksi Enterobacter Sakazakii Pada Bayi

Disadur ulang dari tulisan : dr Fx Wikan Indrarto SpA

Polemik susu tercemar bakteri Enterobacter sakazakii baru saja berakhir. Dibanyak negara,penggunaan peralatan injeksi dan medis lainnya yang tidak aman,termasuk produk darah,juga prosedur tindakan medis dan bedah yang tidak memadai,keterbatasan dalam pengelolaan limbah hasil biomedis,termasuk penyediaan susu untuk bayi yang dirawat,dapat menyebabkan infeksi tidak hanya antar pasien di rumah sakit (RS),tetapi juga dari petugas RS ke pasien,meskipun hal ini sering tidak dilaporkan.

Infeksi tersebut adalah infeksi nosokomial dan cukup sering juga terjadi pada bayi yang dirawat di Neonathal Intensive Care Unit (NICU). Infeksi nosokomial adalah infeksi bakteri,termasuk E sakazakii,yang terjadi setelah pasien di rawat di RS selama 3 hari,ditemukan di dalam biakan darah atau cairan otak,dan kriteria klinis. Rata-rata lama perawatan sampai terjadinya nosokomial adalah 22,5 jam (12,2-28,2 jam) apa yang perlu diketahui?

Pada tahun 1994,wabah infeksi nosokomial oleh E sakazakii terjadi din NICU banyak di RS di Perancis. Selama wabah,13 bayi yang terinfeksi E Sakazakii mengakibatkan kematian 3 kematian bayi karena syok septik. Infeksi fatal oleh E sakazakii pada neonatus yang dirawat di NICU RS,dihubungkan dengan adanya bakteri dalam susu bubuk atau susu formula komersial untuk bayi. Biasanya mengenai bayi BBLR prematuritas,dan gangguan pernafasan,dalam 11 hari perawatan di NICU.

Dari 463 RS di AS yang tergabung dalam The National Healthcare Safety Network (NHSN) terjadi 28.502 kasus infeksi nosokomial pada 25.384 orang pasien secara keseleuruhan dan 19,7 pada pasien bayi di NICU. bakteri penyebab yang paling umum adalah Staphylococcus aureus (15%) spesies Enterococcus (12%) Candida spesies (11%) Escherichia Coli (10%) Pesudomonas Aureginosa (8%) Klebsiella pneumonia (6%) Enterobacter species (5%) Acinetobacter baumanii (3%) dan klebsiella oxytoca (2%)

Dalam hal ini E Sakazakii bukan termasuk bakteri penyebab yang umum. Bakteri penyebab infeksi nosokomial pada umumnya sudah resistan terhadap beberapa antibiotika utama,yaitu mencapai 16% dari semua kasus infeksi. bakterinya adalah Methicilin resistant Staphylococcus Aureus/MRSA (8%) Enterococcus faecium resisten vankomisin (4%) P aeruginosa resistan carbanapem (2%) K pneumoniae resisten sefalosporin (1%) dan E coli resisten sefalosporin (0,5%) dan A baumanii,K pneumoniae,K oxytoca dan E coli resisten carbapenem. (more…)

buy generic Brand Amoxil cheap

Oil Rig Accidents
Oil Rig Accidents Counter